Hai, kamu.
Kamu nggak harus tahu sekarang mau jadi apa; serius.
Tapi coba pikirin satu hal: tiga tahun ke depan, kamu masih mau hidup di antara pilihan, orang, dan kemungkinan yang sama seperti hari ini?
Kadang yang kita butuhin bukan kelas tambahan.
Kita butuh tempat buat nempa diri.
Tempat yang bikin dunia kita lebih luas.
Tempat yang mempertemukan kita dengan orang-orang yang bikin pikiran terbuka; orang yang sudah mencoba sesuatu yang belum pernah kita coba, sudah pergi ke tempat yang belum pernah kita datangi, atau sekadar punya jawaban untuk kebingungan yang selama ini cuma muter di kepala.
Dan anehnya, Indonesia sudah punya ekosistem seperti itu.
Namanya Pare.
Yang bikin Pare istimewa bukan satu gedung.
Yang bikin Pare hidup adalah orang-orang yang datang ke sana.
Ada anak sekolah yang mulai serius mikirin hidupnya. Ada mahasiswa yang sedang menyiapkan langkah berikutnya; fresh graduate yang belum tahu mau ke mana; pemburu beasiswa; calon profesional; mentor; pengajar; perantau; orang yang datang membawa kemampuan, cerita, kegagalan, pengalaman, koneksi, dan tujuan yang berbeda-beda.
Mereka datang dari banyak tempat... lalu hidup berdekatan.
Ketemu di kelas, kos, warung, komunitas, event, perjalanan, sampai obrolan random malam hari.
Dan di situlah nilai Pare mulai terasa.
Kamu mungkin datang cuma membawa satu tujuan; tapi bisa pulang membawa jauh lebih banyak.
Pare mungkin cuma kamu tinggali sebentar. Bekalnya bisa ikut ke mana-mana.
Akses ke ekosistem itu nggak harus dimulai ketika kamu turun dari bus di Pare.
Kamu bisa mengenal orangnya dari HP; melihat komunitasnya, menemukan mentor, mengikuti aktivitas, mengenal tempat tinggal, melihat perjalanan, kesempatan, sampai orang-orang yang mungkin nyambung sama tujuanmu.
Belum ke Pare? Kamu tetap bisa mulai.
Mau ke Pare? Kamu datang nggak dalam keadaan buta.
Sudah pulang? Semuanya nggak harus putus.
Itulah PareClass.
Bukan Pare yang dipindahkan ke layar; tapi sebuah pintu digital menuju ekosistemnya.
Dan Pare cuma titik pertamanya.
Karena mungkin tiga tahun lagi tujuanmu bukan Pare. Mungkin kampus; pekerjaan; bisnis; beasiswa; atau kamu ingin melanjutkan perjalanan sampai Mesir dan kawasan Timur Tengah.
Ketika jaringan itu kami bangun di sana, bayangkan kamu bisa mengenal mahasiswa Indonesia yang sudah lebih dulu berangkat; memahami kehidupannya, komunitasnya, ilmunya, lingkungannya, bahkan membangun koneksi sebelum kamu menginjakkan kaki di sana.
Kalau ada orang yang sudah lebih dulu sampai, kenapa generasi setelahnya harus selalu mulai dari nol?
PareClass lahir dari Pare; tapi tidak dibangun untuk berhenti di Pare.
Bahkan cara belajarnya ingin kami ubah.
Bukan cuma play โ nonton โ scroll โ lupa.
Bayangkan sebuah halaman kitab muncul di layar; kamu sentuh satu kata, lalu terbuka arti, nahwu, sharaf, struktur, konteks, dan ruang diskusinya.
Anak sekolah bisa melakukan hal serupa pada materi lain; teks, bahasa, grammar, buku, atau ilmu yang sedang dipelajari.
Scroll karena penasaran. Sentuh karena ingin tahu. Bedah sampai paham. Lalu temukan orang untuk mendiskusikannya.
Karena semua ini belum selesai.
Justru itu poinnya.
Kami bisa menunggu PareClass besar, rapi, ramai; lalu mengajak kamu menjadi user ke sekian ratus ribu.
Tapi kami memilih membuka pintunya sekarang kepada generasi yang mau hadir ketika fondasinya masih dibangun.
Bukan supaya kamu cuma bisa bilang, โAku pernah pakai PareClass.โ
Tapi: โGue ikut waktu ini masih dibangun.โ
Fitur bisa dibuat lagi. Server bisa ditambah. Kota bisa bertambah; bahkan negara bisa bertambah.
Tapi generasi pertama nggak bisa diulang.
Kontribusimu bukan membeli saham atau janji keuntungan. Kontribusimu ikut memberi tenaga pada fase awal pembangunan sesuatu yang kami ingin tumbuh dari Indonesia; dari DNA Pare; lalu membuka jalan yang semakin luas untuk generasi setelahmu.
Itulah kenapa kami menyebutmu Founding Generation.
Sekarang baru kita bicara Rp300.000.
Bukan Rp300.000 per bulan. Bukan Rp300.000 per tahun.
SEKALI.
UNTUK 3 TAHUN.
Founding Generation privilege selama 3 tahun; sesuai ketentuan program.
Kami nggak akan bilang Rp300.000 itu uang kecil. Buat sebagian orang, tentu bukan.
Tapi jangan lihat angka itu sendirian; lihat tiga tahun hidupmu yang ada di depannya.
Tiga tahun untuk bertemu lebih banyak orang; menemukan lebih banyak ilmu; melihat lebih banyak pilihan; membangun koneksi; mencoba hal baru; dan menggunakan ekosistem yang akan terus kami kembangkan.
Kalau dalam perjalanan itu kamu menemukan satu mentor yang tepat, satu kemampuan yang ternyata cocok, satu koneksi yang bertahan, satu informasi yang membuka kesempatan, atau satu jalan yang mengubah keputusanmu...
Rp300.000 tadi bisa menjadi bagian yang sangat kecil dari ceritanya.
Tiga tahun dari sekarang, mungkin kamu sudah jauh berbeda.
Kami juga berharap PareClass sudah jauh berbeda.
Tapi kalau perjalanan ini benar-benar tumbuh, kami ingin ada satu kelompok yang selalu bisa melihat ke belakang dan berkata:
โGue nggak datang setelah semuanya jadi. Gue ikut membangun fondasinya.โ
Sekali โข 3 tahun โข Founding Generation
GUE MAU ADA DARI AWAL ๐งกNgobrol aja sama kami.
Nggak harus langsung memutuskan. Kalau kamu atau orang tua masih punya pertanyaan, tanya sampai semuanya jelas.
๐ฌ WhatsApp โข +62 881-0270-56659 โ๏ธ pareclass@pareclass.idIni investasi atau saham?
Bukan. Program ini tidak memberikan saham, kepemilikan perusahaan, hak keuntungan, atau janji imbal hasil finansial.
Semua fitur sudah tersedia?
Belum. Sebagian sudah tersedia, sebagian sedang dikembangkan, dan sebagian masih roadmap. Status layanan akan disampaikan secara transparan.
Kalau masih di bawah umur?
Diskusikan dan dapatkan persetujuan orang tua/wali sebelum melakukan pembayaran.